|
Telepon |
|
Untuk telepon Bandara Adi Sutjipto Tekan 0274.484261 baru No. Extention atau tekan 9 untuk bantuan operator
|
|
|
|

|
Bandar Udara Internasional Adisutjipto - Yogyakarta (JOG) merupakan gerbang udara wisata terpenting bagi kawasan segitiga JOGLOSEMAR (Jogja-Solo-Semarang).
Dengan rentang daerah pelayanan yang mencakup wilayah DIY, Jawa Tengah Bagian Selatan dan Jawa Timur Bagian Barat serta jumlah penumpang mencapai 2,5 Juta per tahun pada akhir 2005, JOG telah menempatkan diri sebagai bandar udara tersibuk ke 3 di Pulau Jawa, setelah Bandar Udara Soekarno-Hatta, Jakarta dan Juanda, Surabaya.
Perkembangan wilayah Jogjakarta dan sekitarnya sebagai Kota Wisata Akhir Pekan, Kota Konvensi dan Kawasan Hunian yang nyaman, disamping predikat lamanya sebagai Kota Pelajar, Kota Budaya dan Daerah Tujuan Wisata Terpenting ke 2 setelah Bali,
telah berpengaruh positip terhadap kenaikan tren lalu lintas penerbangan di JOG yang gejalanya mulai terasa pada tahun 2004.
Mengantisipasi kenaikan tren lalu lintas penerbangan di JOG tersebut, maka PT Angkasa Pura I selaku BUMN pengelola Bandara Adisutjipto Jogjakarta, bersama dengan Pemprov DIY telah membangun sinergi untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas JOG
secara bertahap agar mampu menampung pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat pada tahun 2025.
Mengingat ketersediaan lahan untuk pengembangan JOG sangat terbatas, maka utilitas optimum JOG hanya diproyeksikan sampai tahun 2025.
Setelah rentang waktu tersebut atau kapasitas maksimum terlampui, maka Bandara Adisutjipto akan dipindahkan ke daerah lain yang representatip. |
|
|
|